Jenis-Jenis Penyakit Kulit Yang Dapat Menular Dengan cepat

-Kesehatan Kulit

Penyakit kulit adalah salah satu masalah kesehatan yang sangat umum diderita. Penyakit kulit mempunyai macam-macam jenis dengan penyebab dan penanganan yang bertolak belakang satu sama lain. Yuk, simak sekian banyak jenis penyakit kulit inilah ini.

-Jenis penyakit kulit

Penyakit kulit ialah penyakit yang menyerang sel kulit, sampai-sampai menimbulkan fenomena seperti gatal-gatal, kemerahan, bengkak, dan lainnya. Penyakit kulit tak melulu memengaruhi kulit yang menutupi tubuh saja, ada pun macam-macam penyakit kulit kepala. Bergantung pada penyebabnya, jenis penyakit kulit terbagi menjadi dua kelompok besar, yakni penyakit kulit menular dan penyakit kulit tidak menular.

-Penyakit kulit menular

Penyakit kulit menular ialah masalah kulit yang mudah beralih dari satu orang ke orang lainnya. Biasanya, penyakit ini diakibatkan oleh virus, bakteri, dan jamur. Penyakit bisa ditularkan melewati kontak kulit dengan pasien yang terinfeksi, permukaan benda yang terkontaminasi, atau melewati hewan. Berikut macam-macam penyakit kulit yang menular.

1. Kurap

Kurap atau kadas ialah infeksi kulit dampak jamur trichophyton, microsporum, dan epidermophyton yang menyerang permukaan atas kulit. Penyakit ini seringkali ditandai dengan karakteristik seperti timbulnya ruam merah gatal yang berbentuk laksana cincin. Bercak ini bisa tumbuh perlahan lalu meningkat besar dan menyebar ke lokasi tubuh lainnya. Berdasarkan lokasi kemunculannya, kurap dipecah menjadi sejumlah jenis sebagai berikut:

• Tinea corporis, kurap yang hadir pada leher, lengan, dan badan
• Tinea pedis (kutu air), kurap pada kaki
• Tinea manuum, kurap pada telapak tangan
• Tinea capitis, kurap kulit kepala
• Tinea cruris (jock itch), kurap pada selangkangan atau lokasi sekitar kelamin
• Tinea unguium, kurap pada kuku, disebut pun infeksi jamur kuku
• Tinea fasialis, kurap pada wajah

Penyakit ini bisa dengan gampang menyebar melewati kontak kulit ke kulit baik dari insan maupun hewan. Oleh sebab itu, rajin-rajinlah membasuh tangan terutama sesudah memegang fauna dan bersentuhan dengan benda di kemudahan umum.

2. Impetigo

Impetigo ialah penyakit kulit yang diakibatkan oleh infeksi bakteri Staphylococcus aureus atau Streptococcus pyogenes pada lapisan luar kulit (epidermis). Sering menyerang wajah, lengan dan kaki, penyakit ini lebih rentan diderita anak-anak berusia 2 – 5 tahun. Impetigo seringkali ditandai dengan fenomena sebagai berikut:

• Bintik kemerahan yang bergerombol di dekat hidung dan bibir.
• Munculnya luka lepuhan yang gampang pecah dengan cairan di dalamnya.
• Munculnya kerak kekuningan dampak luka lepuhan yang pecah.
• Luka terasa gatal dan sakit.
• Demam dan pembengkakan kelenjar getah jernih jika masuk fase parah.

Infeksi kutu air seringkali mudah menyebar dari kulit ke kulit. Bagi itu, menghindari kontak kulit dengan orang mempunyai impetigo menjadi pilihan arif untuk menangkal penularan.

3. Bisul

Bisul ialah infeksi kulit yang muncul saat folikel rambut atau kelenjar minyak terinfeksi. Staphylococcus aureus tergolong bakteri yang seringkali menjadi penyebab bisul. Bakteri ini masuk ke tubuh melewati luka kecil di kulit sampai akhirnya masuk ke kelenjar minyak. Wajah, leher, ketiak, bahu, dan bokong tergolong area tubuh yang sangat sering terserang bisul, Tanda dan gejalanya meliputi:

• benjolan merah yang keras dan sakit,
• seiring masa-masa benjolan lebih lunak, besar, dan semakin sakit, serta
• munculnya nanah di unsur atas bisul yang menciptakan permukaannya berwarna putih kekuningan.

Bisul menular lewat kontak kulit ke kulit saat Anda menyentuh cairan bisul yang pecah. Oleh sebab itu, tidak boleh sesekali memencet bisul yang sedang meradang.

4. Cacar air

Cacar air ialah infeksi yang diakibatkan oleh virus Varicella zoster. Jenis penyakit kulit yang satu ini paling menular khususnya pada orang yang belum pernah terserang penyakit ini dan belum pernah vaksin. Cacar air seringkali muncul pada seseorang di umur anak-anak. Namun, tak menutup bisa jadi orang terserang penyakit ini di umur dewasa. Berikut sekian banyak gejala yang seringkali muncul sebelum terpapar cacar air yaitu:

• demam,
• kehilangan selera makan,
• sakit kepala,
• merasa tidak enak badan, dan
• ruam lepuh yang gatal.

Setelah ruam mulai muncul, terdapat tiga fase yang akan dilalui yaitu:

• benjolan merah muda yang gampang pecah,
• lepuhan kecil mengandung cairan yang pun mudah pecah, serta
• kerak dan keropeng yang menciptakan kulit tampak diisi luka hitam kecil di kulit.

Virus cacar air dapat menular 48 jam sebelum ruam muncul. Setelahnya, virus bakal tetap menular sampai seluruh lepuhan pecah dan mengeras.

5. Kudis

tau scabies ialah jenis penyakit kulit penyebab gatal dan ruam yang disebabkan gigitan tungau sarcoptes scabiei. Pada orang yang pernah terpapar kudis, infeksi muncul melulu dalam masa-masa 1 – 4 hari saja sesudah gigitan. Namun, guna orang yang baru kesatu kali seringkali gejala hadir 2 – 6 minggu sesudah terinfeksi. Berikut sekian banyak tanda dan fenomena kudis:

• Ruam di dekat lipatan kulit yang menyusun garis laksana terowongan.
• Gatal yang seringkali memburuk di malam hari.
• Luka terbuka sebab pengidapnya tidak jarang kali menggaruk tanpa sadar.
• Kerak tebal di kulit, muncul saat jumlah tungau di kulit menjangkau ribuan.

Tungau dapat dengan gampang menyebar saat Anda mengerjakan kontak jasmani dalam masa-masa yang lama. Tinggal bareng dengan pengidap scabies dapat membuat kita berisiko tinggi terpapar penyakit kulit yang satu ini.

6. Kutil

Kutil tergolong penyakit kulit yang muncul dampak virus. Virus menciptakan kutil merasakan pertumbuhan kulit berlebih. Virus menginfeksi lapisan atas kulit dan menciptakan pertumbuhannya menjadi paling cepat. Penyakit ini kebanyakan diakibatkan oleh Human papillomavirus (HPV). Berikut sekian banyak gejala yang hadir saat terserang kutil.

• Muncul sangat sering di jari, selama kuku, dan punggung tangan.
• Benjolan terasa laksana gundukan kulit yang kasar.
• Memiliki titik-titik hitam yang di atas permukaan kutil.

Virus penyebab kutil paling menular. Biasanya kutil menyebar melewati kontak kulit ke kulit atau melewati permukaan benda yang telah tersentuh oleh kutil.Untuk anda yang terkena gejala penyakit tersebut, anda bisa lansung konsultasi bersama klinik Apollo di jamain ampuh.

7. Kusta

Kusta ialah infeksi kulit yang diakibatkan oleh bakteri Mycobacterium leprae. Tak melulu menyerang kulit, kusta pun menyerang saraf, mata, dan selaput lendir. Bakteri itu tumbuh paling lambat dan memakan waku sampai sekitar 20 tahun untuk dapat memunculkan fenomena infeksi. Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention sekian banyak gejala yang muncul dampak kusta, yakni sebagai berikut:

• Bercak kulit yang tampak lebih cerah dibanding sekitarnya.
• Munculnya nodul atau benjolan pada kulit.
• Kulit menebal, kaku, dan kering.
• Munculnya bisul yang tidak sakit di telapak kaki.
• Pembengkakan atau benjolan di wajah atau telinga yang tidak sakit.
• Rontoknya alis atau bulu mata.

Sementara itu, andai saraf telah rusak fenomena yang hadir yaitu sebagai berikut:

• Mati rasa pada lokasi yang terserang.
• Lumpuh otot khususnya di tangan dan kaki.
• Saraf yang membesar terutama di dekat siku, lutut, dan sisi leher.
• Masalah pada mata yang dapat menyebabkan kebutaan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.